Banyak orang menganggap bau mulut hanya terjadi karena kurang menjaga kebersihan gigi. Namun faktanya, tidak sedikit yang mengalami masalah napas tidak segar meski sudah rutin menyikat gigi setiap hari.
Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan sekaligus menurunkan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain. Menurut Ocean Dental, salah satu penyebab yang paling sering luput dari perhatian adalah penumpukan karang gigi atau kalkulus yang tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi biasa.
Karang Gigi, Sumber Bau Mulut yang Sering Diabaikan
Karang gigi terbentuk dari plak yang menumpuk dan mengeras dalam waktu lama. Plak sendiri berasal dari sisa makanan, air liur, serta bakteri yang terus menempel pada permukaan gigi.
Ketika tidak dibersihkan secara optimal, plak akan mengalami mineralisasi dan berubah menjadi lapisan keras yang melekat kuat pada gigi maupun garis gusi. Pada kondisi inilah bakteri dapat berkembang lebih banyak dan menghasilkan bau tidak sedap yang sulit hilang meskipun seseorang rutin menyikat gigi.
Founder & Owner Ocean Dental, drg. Aersy Henny Paramitha, menjelaskan bahwa karang gigi tidak bisa dihilangkan melalui perawatan mandiri di rumah.
“Ketika plak sudah berubah menjadi karang gigi, pembersihan dengan sikat gigi tidak lagi efektif. Diperlukan tindakan scaling menggunakan alat khusus untuk mengangkat karang gigi secara menyeluruh tanpa merusak jaringan gigi,” ujarnya.
Scaling Menjadi Solusi Efektif
Scaling merupakan prosedur pembersihan profesional yang dilakukan oleh dokter gigi untuk menghilangkan karang gigi yang menempel di atas maupun di bawah garis gusi.
Selain membantu mengatasi bau mulut, tindakan ini juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jaringan pendukung gigi dan mencegah berbagai masalah seperti radang gusi hingga penyakit periodontal.
Karena itu, scaling tidak hanya ditujukan bagi mereka yang mengalami keluhan tertentu, tetapi juga menjadi bagian dari perawatan kesehatan gigi secara rutin.
Kebiasaan Sehari-hari Tetap Berperan Penting
Meski scaling menjadi langkah utama untuk membersihkan karang gigi, menjaga kebersihan mulut sehari-hari tetap menjadi kunci untuk mencegah penumpukan kembali.
Dokter gigi menyarankan masyarakat untuk menyikat gigi dengan teknik yang benar, yaitu dari arah gusi menuju permukaan gigi agar plak dapat terangkat secara maksimal. Penggunaan benang gigi atau dental floss juga penting karena mampu membersihkan area sela-sela gigi yang sulit dijangkau sikat gigi.
Selain itu, pemeriksaan rutin setiap enam bulan sekali dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Jangan Abaikan Sisa Akar dan Gigi Berlubang
Bau mulut yang berkepanjangan tidak selalu berasal dari karang gigi. Dalam beberapa kasus, penyebabnya dapat berasal dari sisa akar gigi yang tertinggal akibat kerusakan berat atau patah.
Sisa akar tersebut dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dan memicu infeksi, pembengkakan gusi, hingga terbentuknya abses. Kondisi serupa juga dapat terjadi pada gigi berlubang yang tidak segera ditangani.
Karena itu, pencabutan sisa akar yang tidak dapat dipertahankan serta perawatan gigi berlubang menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan rongga mulut secara menyeluruh.
Kesadaran Masyarakat Terus Meningkat
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak masyarakat yang mulai menyadari pentingnya scaling dan pemeriksaan gigi secara berkala. Tidak sedikit pasien yang awalnya datang karena mengeluhkan bau mulut atau merasa permukaan giginya kasar, kemudian mengetahui bahwa penyebab utamanya adalah karang gigi yang telah menumpuk cukup lama.
Ocean Dental menilai edukasi mengenai kesehatan mulut perlu terus diperkuat agar masyarakat memahami bahwa bau mulut bukan sekadar persoalan penampilan. Lebih dari itu, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal adanya masalah kesehatan gigi dan gusi yang membutuhkan penanganan profesional.
Melalui layanan yang tersedia di seluruh jaringan kliniknya, Ocean Dental terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut melalui pemeriksaan rutin, tindakan pencegahan, serta konsultasi dengan dokter gigi yang berpengalaman.
Karena senyum yang sehat selalu dimulai dari rongga mulut yang terawat dengan baik.
Sumber : wartaekonomi
Bagaimana pendapatmu tentang halaman ini?

Like

Love

Happy

Haha

Sad



